Menjaga Stok Pangan di Tengah Covid-19

Menjaga Stok Pangan di Tengah Covid-19

Untuk tetap bisa bertahan menghadapi pandemi COVID-19, dibutuhkan pola konsumsi dan manajemen stok bahan makanan yang baik. Hal ini penting supaya stok bahan makanan yang sudah dibeli bisa memenuhi kebutuhan sesuai jadwal yang sudah dibuat dan memastikan makanan tidak mudah busuk atau rusak. Manajemen stok makanan yang baik, juga membuat Anda tidak harus terlalu sering pergi ke luar rumah untuk belanja.

Ada hal praktis dimana orang tidak harus repot memasak setiap waktu yakni dengan melakukan meal preparation. Meal preparation adalah teknik memasak makanan dengan jumlah banyak dalam satu waktu, setelahnya dibagi jadi porsi tertentu dengan tempat terpisah untuk menjadi stok makanan selama beberapa hari ke depan. Letakkan bahan makanan yang telah dimasak dalam wadah kedap udara atau food container, lalu masukkan dalam kulkas.

Agar menjaga rasa makanan supaya tetap fresh, celebrity chef Yuda Bastara memberikan saran, makanan dimasak setengah matang ketika meal preparation. Bila makanan ingin dikonsumsi, keluarkan makanan dari kulkas, panaskan sampai matang. Makanan yang diolah dengan cara meal preparation dapat bertahan 2 minggu sampai 1 bulan jika disimpan dengan benar. Bagi Anda yang lebih suka masak setiap hari, sebaiknya membuat jadwal menu yang ingin dikonsumsi berdasarkan makanan yang paling mudah busuk atau rusak terlebih dahulu.

Anda dapat memisahkan stok bahan pangan segar dan stok bumbu. Stok bahan pangan segar, misalnya buah, daging dan sayuran. Stok bumbu misalnya tepung terigu, gula, garam, merica, minyak greng dan lain sebagainya. Prioritas ini dilakukan agar tidak ada bahan makanan yang dibuang sia-sia atau tidak terpakai disebabkan sudah tidak bisa dikonsumsi. Supaya bahan makanan yang Anda beli tetap layak konsumsi, dalam artikel ini ada informasi waktu maksimal dan cara penyimpanannya.

  • Daging

Protein yang cukup bisa membantu sistem kekebalan tubuh. Supaya daging selalu segar dan layak konsumsi, potong daging sesuai ukuran yang diinginkan setelahnya simpan daging mentah dalam tempat bersih yang kedap udara (ditutup rapat). Beri keterangan tanggal dan jenis daging, untuk informasi kapan daging itu mulai disimpan. Daging segar dapat disimpan dalam rak kulkas atau freezer, tergantung keperluan apakah daging itu akan segera diolah atau masih ingin disimpan dalam jangka waktu lama.

Pastikan kondisi kulkas atau freezer di rumah dalam kondisi prima dan tidak penuh, sehingga daging yang Anda simpan tetap fresh. Sesudah keluar dari kulkas atau freezer daging lebih baik langsung diolah habis, jangan bekukan kembali. Membekukan kembali daging mentah yang sudah dicairkan dapat menurunkan kualitas daging dan membuat cepat busuk. Sebelum menyimpan daging di kulkas atau freezer, bagilah porsi daging yang pas dengan kebutuhan sehingga ketika akan memasak, Anda cukup mengambil porsi secukupnya.

Daging merah seperti daging sapi, kerbau, domba, kambing dan lainnya bisa disimpan pada rak kulkas selama 3 hingga 4 hari. Bila disimpan dalam freezer, daging merah mentah dapat bertahan 4 hingga 12 bulan, tergantung jenis dagingnya. Jangan lupa untuk selalu pantau ulang kondisi daging merah sebelum diolah. Jika warna daging merah mentah telah berubah kecoklatan dan tidak fresh, sebaiknya jangan dimasak. Daging unggas seperti bebek, ayam, kalkun dan lainnya, yang disimpan dalam rak kulkas dapat bertahan 1 hingga 2 hari. Bila belum ingin dimasak, lebih baik simpan dalam freezer.

  • Sayur

Sayuran yang memiliki tekstur keras seperti paprikan, kubis, brokoli, kembang kol, dan kentang dapat selalu fresh selama beberapa hari pada suhu ruangan sejuk. Agar lebih tahan lama, sayur-sayuran tadi jangan dicuci atau dipotong, Bila belum akan dimasak. Khusus wortel bisa lebih tahan lama jika disimpan dalam kulkas. Dari beberapa sayuran tersebut, ada juga sayur yang dapat tahan lama dengan dibekukan, misalnya kembang kol, brokoli dan bayam.

  • Buah

Pisang mentah bisa matang dengan sendirinya sekitar 3 hingga 5 hari. Bila terlanjur beli pisang yang telah matang, Anda bisa mengiris dan membekukan untuk cemilan pada waktu santai atau digunakan bahan campuran smoothie. Selain pir, buah apel, pisang dan jeruk juga dapat bertahan lama sampai beberapa hari. Buah jeruk kaya vitamin C dan sangat penting untuk dapat menjaga kekebalan tubuh Anda.

Ada juga opsi buah lainnya yang dapat bertahan lama dengan dibekukan seperti mangga, buah persik, nanas dan blueberry. Berbagai buah tersebut dapat disimpan dalam freezer dan pas untuk campuran oatmeal, toping yogurt dan smoothie. Buah juga dapat tahan lama dengan cara dikeringkan. Anda dapat mencukupi kebutuhan nutrisi dengan buah kering seperti kiwi, kurma, kismis, cranberry, prune  atau buah plum yang dikeringkan, hingga aprikot.

Releated

Waspada!!!Terhadap sakit perut sebelah kanan

Waspada!!!Terhadap sakit perut sebelah kanan

Merasakan berbagai sakit saat hamil mungkin sering terjadi pada ibu-ibu yang sedang mengandung sibuah hati. Termasuk pada hal ini adalah salah satunya sakit perut disebelah kanan, lantas apa penyebab sakit perut sebelah kanan itu?. Merasakan nyeri perut itu normal, tetapi untuk sakit perut sebelah kanan bisa berpotensi buruk untuk janin. Sakit pada bagian perut itu […]

Stimulasi yang Tepat Selama Masa Pertumbuhan Anak

Stimulasi yang Tepat Selama Masa Pertumbuhan Anak

Peran orang tua dalam mendukung masa pertumbuhan anak sangat penting terutama di masa 1-5 tahun yang merupakan masa-masa tumbuh kembangnya. Peran orang tua yang dengan memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan usianya agar pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan optimal di periode emasnya. Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Tanpa stimulasi yang tepat, anak akan sulit tumbuh menjadi […]