Tips KPR Lancar, Mulai dari Pengajuan Hingga Pelunasan

Tips KPR Lancar, Mulai dari Pengajuan Hingga Pelunasan

Ya, semua orang yang ingin mengajukan KPR memang tidak bisa disetujui oleh bank dengan mudah. Hal ini tak terlepas dari peraturan ketat yang diberlakukan oleh bank. Sebelum mengajukan KPR, pastikan Anda mempersiapkannya dengan matang. Nah berikut tips mengajukan kredit rumah mudah mulai dari pengajuan hingga pelunasan yang bisa diikuti.

Lakukan Simulasi KPR yang Sesuai dengan Keuangan

Desain rumah yg bikin relax memang menjadi impian semua orang. Meski demikian, sebelum mengajukan KPR memperhitungkan kemampuan cicilan Anda dengan cermat. Terlebih lagi bagi Anda yang memiliki penghasilan yang tidak tetap. Agar besarnya cicilan dapat lebih ringan, Anda bisa memperbesar uang muka dan memperpanjang masa tenor.

Pastikan Anda menghitung kemampuan cicilan dengan cermat sebelum mengajukan KPR. Agar besarnya cicilan makin kecil Anda bisa memperbesar DP dan juga memperpanjang tenor pinjaman. Bagi yang berpenghasilan tidak tetap, maka Anda harus memperhitungkan penghasilan rata-rata dan bukan penghasilan tertinggi yang Anda dapat.

Bagi Anda yang merasa kesulitan, jangan ragu untuk meminta perhitungan simulasi KPR dengan bantuan pihak staf bank. Pada umumnya bank hanya akan menyetujui pengajuan KPR dengan cicilan total sebesar 30% hingga 50% dari penghasilan Anda. Selain itu pastikan Anda memilih KPR yang paling sesuai dengan kondisi finansial agar tetap lancar hingga proses pelunasan.

Lengkapi Persyaratan dan Dokumen Sesuai Profesi

Selama proses pengajuan KPR, biasanya pihak bank akan meminta sejumlah persyaratan umum KK, KTP suami istri (bagi yang sudah menikah), rekening koran atau buku tabungan, NPWP, hingga slip gaji. Bagi Anda yang seorang karyawan diwajibkan untuk mengisi formulir pengajuan KPR sesuai dengan surat keterangan jabatan.

Selain itu jangan lupa setarakan kopi dokumen kepemilikan agunan. Namun jika rumah tersebut masih dalam proses pembangunan dan belum ada tanda tangan perjanjian pengikat jual beli atau (PPJB), maka pastikan Anda mendapatkan surat pesanan rumah dari pengembang.

Sertakan pula kopi dokumen kepemilikan agunan. Apabila rumah tersebut masih dalam pembangunan dan belum tanda tangan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB), maka sediakan surat pesanan rumah dari pengembang. Namun bagi Anda para pekerja lepas yang tidak memiliki izin khusus, Anda perlu mendapatkan kontrak kerja dari para klien yang mempekerjakan.

Setelah semua persyaratan dan dokumennya sudah terpenuhi, Anda perlu meyakinkan pihak bank jika Anda merupakan debitur yang baik dan kredibel yang mampu membayar angsuran tepat waktu. Jangan lupa buat laporan keuangan yang positif. Salah satunya bukti rekening koran selama 3 bulan terakhir. Pastikan Anda perbaiki transaksi keuangan selama 3 bulan terakhir.

Tal hanya itu saja, track record pembayaran hutang Anda selama ini juga menjadi salah satu faktor penting yang menentukan diterima atau tidaknya pengajuan KPR Anda. Cara paling mudah yang bisa dilakukan adalah dengan melihat pembayaran tagihan kartu kredit Anda. Jika Anda lancar dan tak pernah menunggak, maka Anda akan lolos BI checking lebih mudah.

Pilih Properti yang Paling Tepat

Lokasi merupakan salah satu poin yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mengajukan KPR. Pengajuan KPR Anda akan ditolak jika lokasi properti yang dipilih tidak bisa dilewati jalan yang lebarnya kurang dari 3 mobil. Tak hanya itu saja, pastikan Anda juga menghindari memilih properti dengan status hukum yang belum pasti.

Pastikan properti yang dipilih memiliki surat kepemilikan yang lengkap. Mulai dari SHM (Sertifikat Hak Milik) atau SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). Pastikan juga ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan PBB atau pajak untuk properti yang sudah terpenuhi.

Perhatikan Waktu Pengajuan

Tahukah Anda jika waktu pengajuan KPR juga memiliki pengaruh yang cukup signifikan. Waktu terbaik untuk mengajukan KPR adalah minggu ketiga atau minggu keempat. Mengapa jar demikian? Sebab di waktu ini biasanya bank sedang mengejar target.

Selain itu pastikan Anda juga menghindari pengajuan KPR di bulan Desember. Pasalnya di bulan ini bank sedang sibuk dengan tutup buku akhir tahun. Untuk itu pastikan Anda tunda pengajuan KPR hingga bulan Januari.

Nah, di atas merupakan beberapa tips lancar KPR mulai dari pengajuan hingga pelunasan. Pastikan terapkan beberapa tips di atas agar KPR yang Anda ajukan dapat berjalan dengan lancar. Kini bersama btpnproperti.co.id Anda bisa wujudkan rumah imajinasimu dengan pilihan KPR yang cukup beragam.

Releated

Plus Minus Pakai Lantai Kayu di Rumah

Kenali! Plus Minus Pakai Lantai Kayu di Rumah

Dari sekian banyak elemen interior yang ada di rumah, lantai merupakan bagian terpenting yang sering terlupakan. Padahal, lantai yang tepat bisa melindungimu dan keluarga. Bayangkan salah memilih material lantai untuk ruanganmu, bisa-bisa kamu atau orang terkasih terpeleset dan terjatuh. Salah satu material yang dianggap paling baik mencegah hal ini adalah lantai kayu. Bukan cuma bisa […]

Tips Investasi Rumah Bagi Kaum Milenial

Tips Investasi Rumah Bagi Kaum Milenial

Investasi properti merupakan investasi yang sangat menarik untuk dibahas. Potensi keuntungannya cukup besar dengan resiko yang relatif stabil. Hingga saat ini anyak masyarakat yang mudal berkecimpung di dunia properti. Percaya atau tidak sebagian besar dari pemula ini merupakan kaum milenial. Emas, saham atau reksadana, serta properti adalah bentuk investasi favorit di Indonesia. Namun di antara […]